Bansos Anda tiba-tiba ditangguhkan (exclude) atau gagal cair karena data NIK terdeteksi melakukan transaksi judi online (judol)? Jangan panik! Banyak kasus di lapangan di mana data kependudukan (KTP/NIK) atau nomor HP warga disalahgunakan oleh pihak lain atau anggota keluarga untuk mendaftar akun e-wallet (seperti DANA Premium) dan dipakai bermain judol.
Sesuai instruksi dan arahan dari pihak Kelurahan/Kecamatan, langkah awal wajib yang harus Anda lakukan adalah menutup akun DANA tersebut secara permanen agar aliran transaksi masa depan terputus total.
Video ini memberikan panduan lengkap, jujur, dan terbukti berhasil 100% dari awal sampai akhir mengenai cara menghapus akun DANA Premium secara permanen memanfaatkan fitur Data Safety di Google Play Store. Metode ini sangat berguna bagi Anda yang tombol hapusnya tidak muncul di dalam aplikasi DANA.
📌 SYARAT WAJIB SEBELUM TEKAN HAPUS:
Pastikan sisa saldo utama sudah Rp0 (kosongkan/transfer ke nomor lain) (2:16).
Tidak memiliki tunggakan fitur paylater atau cicilan.
Tarik semua aset di DANA Goals atau DANA Bisnis jika ada.
⏱️ LANGKAH SETELAH AKUN BERHASIL DIHAPUS (PENTING!):
Proses penutupan akun dari server DANA memakan waktu maksimal 7 hari kerja (6:19). Setelah Anda mendapatkan email konfirmasi resmi bahwa akun telah dihapus (6:34):
Jangan coba Log In kembali ke aplikasi DANA agar proses penghapusan tidak batal otomatis (5:30).
Datangi Operator SIKS-NG di Kantor Kelurahan atau temui Pendamping PKH setempat.
Bawa bukti email penghapusan akun DANA tersebut, lalu ajukan proses "Sanggah Judol" atau "Stop Judol" resmi di kelurahan agar hak Bansos Anda dapat direaktivasi kembali oleh Kemensos.
Mari bersama-sama bersihkan data finansial kita agar bantuan pemerintah bisa kembali tepat sasaran!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar